Cerutu Argopuros Meraih Penjualan Terlaris di Marketplace

Cerutu Argopuros Meraih Penjualan Terlaris di Marketplace

Mengenal cerutu Argopuros yang telah mencapai penjualan terlaris di 2019 ini tertidak terlepas dari peranan PTPN X Jember dalam mengembangkan unit produksi cerutu dibawah manajemen Kopkar Kartanegara. Industri pembuatan cerutu yang dilakukan secara manual membawa manfaat yang sangat besar, diantaranya menyerap tenaga kerja / membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatnya jumlah uang yang beredar dan sebagai salah satu contoh keberhasilan kerjasama dengan pihak asing. Pada tahun 2003, produksi cerutu dari PTPN X mencapai puncak produksi sebanyak 700 juta potong (bungkus) dengan tenaga kerja sebanyak 931 orang yang mayoritas adalah wanita. Rata-rata per tahun produksi cerutu mencapai lebih kurang 2,5 juta batang dan dipasarkan ke Surabaya, Bali, Malang, Bandung, Jakarta, Jogyakarta dan ke luar negeri, yaitu Malaysia dan Australia.

Koperasi karyawan kartanegara (kopkar Kartanegara) PTPN X juga turut melayani pembuatan cerutu kustom sesuai dengan permintaam clien untuk produksi ritel atau masal. Mengisi pasar dalam negeri maupun mancanegara, cerutu buatan Koperasi karyawan kartanegara (kopkar Kartanegara) PTPN X memiliki beberapa merek yang cukup dikenal, seperti Argopuros, Cardinal, Bali Djanger, Bali Legong, Bali Puri, Bali Stupa, Fans, serta Cadenza Premium

Cerutu yang di buat di Jember pun sekarang sudah banyak di ekspor ke banyak negara asing. Yang meskipun di negara asing tersebut, cerutu yang di hasilkan di Jember dikira berasal dari Bali karena merknya berbau bau Bali.

Tidah heran maka Jember berpredikat sebagai kota tembakau, dan telah meraih pengakuan sebagai kota penghasil cerutu terbaik di Indonesia dan kedua di dunia setelah Kuba. Dan kita patut bangga kalau penghasil cerutu terbaik kedua di dunia adalah kota yang terletak di Indonesia yaitu Jember.